Gigi Gingsul dan Senyum Manis

Gigi gingsul merupakan fenomena yang sering dialami ketika gigi susu telah tanggal. Memang tak banyak orang yang bergigi gingsul namun fenomena ini juga tak jarang dijumpai. Gigi gingsul menurut orang Indonesia adalah ciri orang yang manis. Orang Jepang juga lebih menyukai gigi gingsul karena menurut mereka orang bergigi gingsul adalah orang yang imut dan awet muda.

Meski beberapa orang berpikir bahwa memiliki gigi gingsul adalah anugerah dan tampak lebih manis, tak jarang juga ada yang merasa tidak nyaman memiliki gigi gingsul atau bahkan tidak rata. Beberapa di antaranya memilih untuk memasang kawat gigi untuk merapikan gigi. Nah, sebenarnya apa sih yang membuat gigi gingsul? Penasaran? Simak 
penjelasannya berikut ini.

maloklusi

  1. Genetik

Hal yang menjadi faktor utama gigi gingsul atau tidak rata adalah gen. Karena gigi gingsul memang bersifat diwariskan dari orang tua. Jadi kalau orang tua bergigi tidak rata, kemungkinan besar anak atau cucunya juga akan mengalami hal yang sama.

  1. Terlalu lama menggunakan dot

Mungkin sudah banyak yang paham bahwa penggunaan dot terlalu lama dapat menyebabkan gigi tidak rata, bisa gingsul, atau bahkan tonggos. Kebiasaan menghisap ibu jari juga menjadi salah satu faktor pemicu gigi tidak rata berdasarkan survey ilmiah.

  1. Berkembangnya industri makanan

Penelitian yang dilakukan oleh Von Cramon-Taubadel menyatakan bahwa tingginya peningkatan industri makanan menyebabkan turunnya nutrisi pembentukan rahang dan gigi. Sebelum industri makanan berkembang, diet jaman dulu kaya akan vitamin A,D, dan K yang sangat bagus untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

  1. Kelainan Kontijental

Kelainan kontijental ini tidak dapat dihindari atau dikontrol. Anak-anak yang menderita kelainan ini secara otomatis akan mengalami kondisi gigi tidak rata akibat tulang tengkorak yang kecil.

Kesimpulannya adalah dalam dunia kedokteran gigi disebut dengan maloklusi sehingga bentuk gigi yang tidak rata dan tidak rapi dapat membuat gigi berjejal dan akhirnya beberapa kondisi rahang menyebabkan gingsul ini, keadaan gigi seperti ini biasanya dapat menyebabkan sisa makanan menumpuk disela gigi sehingga biasa terbentuk karang gigi atau gusi sering berdarah ketika sikat gigi.

 

Kondisi seperti ini biasa kami menyarankan untuk dilakukan perawatan kawat gigi untuk merapikan gigi yang berjejal atau gingsul itu, gigi yang baik adalah gigi yang tersusun rapi sesuai dengan batas senyum.

Segera hubungi kami untuk dapatkan informasi penting yang dapat membantu kesehatan gigi dan mulut anda.

 

Sumber

https://plus.kapanlagi.com/gigi-gingsul-ciri-orang-manis-ini-lo-penyebabnya-5becda.html

 

Comments are closed.